Rasul saw. pernah bersabda kepada Abu Dzar al-Ghifari:
Abu Dzar,
Benahilah bahtera,
Sebab samudera hidup teramat dalam airnya
Siapkanlah bekal sebanyak-banyaknya Sebab perjalanan diri masih teramat lama
Ringankanlah beban di pundakmu
Sebab jalan yang engkau tempuh terjal berliku
Dan sucikanlah perbuatanmu
Sebab penyelidik selalu saja mamantaumu
Seorang penyair berkata:
Adalah wajib bagi manusia,
Untuk bertobat dari dosa
Namun ada yang lebih wajib baginya,
Ialah meninggalkan dosa-dosa
Adalah berat bagi setiap insan
Untuk bertabah atas cobaan
Namun jauh lebih memberatkan
Jika ia tak punya pahala di sisi Tuhan
Adalah menakjubkan
Jika seorang hamba berbakti sepanjang hari
Namun lebih menakjubkan
Bila ada seorang abdi lupa diri
Adalah teramat dekat
Sesuatu yang akan terjadi
Namun jauh lebih dekat
Ajal datangnya mati
Seorang filosuf berkata:
Dari empat hal kebaikan
Muncul darinya empat hal yang lebih baik
Rasa malu bagi laki-laki adalah baik
Namun bagi perempuan, itu lebih baik
Bersikap adil bagi setiap orang adalah baik
Namun bagi penguasa, jauh lebih baik
Tobat oleh orang tua adalah balk
Namun oleh anak muda, jauh lebih baik
Murah hati bagi orang kaya adalah baik
Namun bagi orang miskin tentu lebih baik
Rasul saw. bersabda:
Bintang-gemintang adalah pengaman,
Bagi penduduk di atas awan
Apabila la terpendar murai
Sungguh aku tak tahu apa yang akan terjadi
Ahli baitku adalah penjaga,
bagi seluruh ummat yang ada
Apabila mereka telah tiada, maka hukum Ilahi yang berbicara
Aku adalah pelindung, bagi sahabat-sahabatku kini
Jika nanti aku mait, di situlah hukum
Tuhan menggariskan
Gunung-gunung adalah pengukuh
Bagi penghuni bumi secara utuh
Jika pun nanti ia tercerai-berai
Terserah amar Allah akan menyikapi
Abu Bakar r.a. berkata:
Empat hal akan sempurna
Dengan hadirnya empat perkara
Kesempurnaan shalat dengan sujud sahwi
Kesempurnaan puasa dengan zakati diri
Kesempurnaan haji dengan membayar fidyah
Dan kesempurnaan iman dengan jihad fi sabilillah
Abdullah bin Mubarak berkata;
Hak-hak shalat telah terpenuhi
Apabila seseorang telah menjalani
Dua belas rakaat sunnah dalam sehari
Hak-hak puasa telah terselesaikan
Apabila seseorang telah melaksanakan
tiga hari puasa sunnah dalam sebulan
Hak-hak baca telah terlunasi
Jika seseorang telah mengaji
seratus ayat al-Qur’an dalam sehari
Dan hak-hak sedekah telah tersalurkan
Apabila seseorang telah mendermakan
satu dirham hartanya dalam sepekan
Umar r.a. berkata:
Ada empat macam lautan
Lautan dosa adalah hawa
Lautan syahwat adalah nafsu
Lautan usia adalah kematian
Dan lautan penyesalan adalah kuburan
Utsman r.a. berkata:
Aku dapati manusia berbakti
pada empat intisari berbakti
Menjalani perintah Ilahi
Menjauhi larangan Tuhan Yang Mahatinggi
Amar ma’ruf dan mengharap pahala
Serta nahi munkar dan menghindari murka
Empat keutamaan mengandung kewajiban
Bergaul orang saleh itu utama
Mengikuti jejaknya adalah kewajiban
Membaca al-Qur’an itu mulia
Mengaplikasikannya adalah sebuah keharusan
Ziarah kubur itu utama
Bersiap diri menuju ke sana adalah kewajiban
Menengok orang sakit itu mulia
Sedang meminta wasiat adalah keharusan
Apabila seseorang merindukan surga
la akan berlari menuju kebaikan
Apabila seseorang takut neraka
Ia tinggalkan segala keinginan
Jika seseorang yakin akan kematian
Musnahlah darinya rasa kenikmatan
Dan jika seseorang kenal betul akan dunia
Musibah baginya bukanlah suatu persoalan
Rasul saw. bersabda:
Shalat adalah tiang agama
Amal sedekah padamkan murka
Puasa membuat selamat dari neraka
Dan jihad merupakan geraham agama
Allah swt, berfirman kepada seorang Nabi:
Diammu dari kebatilan
adalah puasa bagi-Ku
Menjaga anggota tubuhmu dari larangan
adalah shalat bagi-Ku
Kau pangkas tamakmu dari sesama insan
adalah sedekah bagi-Ku
Dan kau sirnakan bahaya dari manusia
adalah Jihad bagi-Ku
Abdullah bin Mas`ud r.a. berkata:
Penyebab hati menjadi mati
Adalah terlalu banyak makan
Berteman dengan orang zalim dan ikut haluannya
Melupakan dosa-doa yang pernah dilakukan
Dan menumpuk tinggi angan-angan
Sedang penerang hati
Adalah makan sekadarnya
Berteman dengan orang-orang saleh dan mengikutinya
Ingat dosa yang pernah dilakukannya
Dan membangun harapan sesuai kemampuan
Hatim al-Asham berkata:
Adalah dusta
Orang yang mengaku cinta Allah
Tapi tak pernah peduli akan larangan-Nya
Orang yang mengaku cinta Rasul
Taip menelantarkan fakir miskin di sekitarnya
Orang yang mengaku takut neraka
Namun tak indahkan dosa-dosa
Dan orang yang mengaku cinta surga
Namun tak mau mendermakan hartanya
Rasulullah saw. bersabda:
Tanda-tanda orang celaka adalah
Lupa dosa masa lampau
Padahal Allah mencatatnya
Ingat kebaikannya yang telah lalu
Padahal belum tentu diterima
Dalam hal duniawi
Memandang orang yang setingkat di atasnya
Dan dalam hal ukhrawi
Memandang orang yang sederajat di bawahnya
Sedangkan tanda-tanda orang bahagia
Adalah ingat kesalahan yang dilakukan
Tidak mengagungkan kebaikan yang diamalkan
Dalam hal duniawi
Melihat betapa banyak orang yang di bawahnya
Dalam hal ukhrawi
Melihat betapa amal baktinya belum seberapa
Seorang filosuf berkata:
Empat panji-panji iman adalah
Takwa, rasa malu, syukur dan sabar
1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak
dapat berbicara sama sekali.
2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak
punya apapun untuk dimakan.
3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di
jalanan.
4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada
tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.
5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon
kepada Allah untuk diberikan teman hidup.
6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu
cepat.
7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin
mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan
tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang
menempuh jarak yang sama dengan berjalan.
10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran,
orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.
Aku awali tulisan ini dengan menyebut nama ALLAH, Yg Maha Pengasih, dan Maha Penyayang. Di atas kebingungan aku menulis, karena tak tahu apa yg ditulis olehku ini bermanfaat atau tidak. Nmn, aku tidak berkecil hati, aku akn tetap menulis mengikuti aliran pikiranku. Menulis bagiku adalah hal yg menyenangkan, sehingga aku suka corat-coret, entah itu puisi, hal yg terjadi pada diriku, dan hal yg menarik bagiku. Aku mencurahkan sebagian hidupku untuk menulis.
Deraian air mata membasahi hati yg penuh dosa, mengharapkan pengampunan, melangkahkan rasa penyesalan yg mendalam, terkadang pula dangkal, aku tak menygkal hidupku dipenuhi dosa. Aku mencoba dan terus mencoba mencari jawaban atas pertanyaan yg hinggap di pikiranku, bertengger dihatiku, aku mencurahkan di atas secarik kertas, yg diharapkan berguna bagi siapa saja yg menemukannya pada suatu hari. Aku menulis mengikuti jln pikiranku, mengikuti kejadian-kejadian yg menimpaku dan orang lain, aku mencoba mencari makna dari ini semua, aknkah tercapai keinginanku ini? Aku tak dapat Pencipta, dan di sisi lain aku diberi kebebasan untuk memilih jlnku sendiri. Walaupun jln itu sudah jelas ada, aku dihadapkan kepada dua pilihan, terkadang banyak. Setiap pilihan yg aku jlnkan pastilah akn dipertanggungjawabkan, mau tidak mau. Alangkah gembiranya bila tnyta pilihan yg aku jlnkan merupakn yg terbaik. Sebaliknya aku akn sedih dan menyesal jikalau pilihanku tnyta malah mencelakaknku.
Aku sering melakukan hal yg sia-sia, yg membuat menyesal dan menyesal. Aku banyak menyia-nyiakn waktu yg terbatas, kesempatan yg berlalu begitu saja aku biarkan, nmn aku tak mau menyerah dan jatuh begitu saja. Keseimbangan hrs kupertahankan sekuat-kuatnya.
Sesal
rasa sesal mengganjal
hati yg dihinggapi keraguan
yg tak dapat menahan keseimbangan
sesal menghantui jiwa yg penuh kesalahan
dosa membumbung tingi
lautan kebingungan yg luas
sesal
apa yg kudapatkan dari rasa kesal?
hanya kelelahan yg menimpa
keringat mengalir
peluh bersimbah
sesal,
aku tak mau menyesal yg berulang
aku akn berusaha sekuat mungkin
dari penyesalan
akn kucoba memetik hikmah
mencari makna
dari peristiwa yg telah terjadi.
Aku yakin ALLAH Maha Pengampun, walaupun dosa menggunung tinggi. ALLAH Maha mengetahui siapa saja yg bersungguh- sungguh mengakui dosa dan tidak akn mengulanginya kembali. ALLAH tetap Maha Penyayg walapun makhluk yg diciptaknnya mengingkari dan mengkhianati-Nya, disamping itu ALLAH Maha Pembalas.
Permohonan
Ya ALLAH ! Yg Maha Pengampun,
begiu banyak dosa yg telah kulakukan
sering kali aku melupakn-Mu
perintah-Mu kulalaikan
larangan-Mu kulakukan
aku memohon ampun kepada-Mu, ya ALLAH!
karena hanya Engkaulah yg dapat mengampuniku
Ya ALLAH! Yg Maha Penyayg,
aku memohan pada-Mu
bukakn pintu hatiku agar selalu mengingat-Mu
dimana saja dan kapan saja
Ya ALLAH! Yg Maha Pembalas,
aku tak mungkin mampu menahan siksa-Mu
dan aku tak pantas mendapat nikmat terbesar-Mu
dalam hal ini aku hanya dapat pasrah dan menyerahkan kepada-Mu
sungguh, aku malu pada-Mu
sesungguhnya hanya kepada-Mu-lah aku beribadah
dan hanya pada-Mu jua aku memohon.
Salah satu penyesalanku adalah ketika mengecewakn kasih sayg yg tak pernah berakhir, membuat marah mereka, membuat mereka susah. Aku tak tahu apa yg hrs kulakukan untuk menebus kesalahan yg telah kulakukan pada mereka.
Kasih sayg yg tak pernah berakhir
sembilan bulan aku dibawa-bawa olehnya
didalam perut tempatku selama itu
tak megenal lelah
tak tahu capek
dia bersabar
mengharapkan buah hati yg manis
dan tahu diri
mengadu nasib dialam
panas tak dirasakn, dingin tak dihiraukan
dengan penuh pengharapan mengayunkan cangkul
memporakporandakn tanah dan merataknnya
ditaburkan benih kehidupan
untuk membiayaiku
oh Ibu, maafkan anakmu yg tak tahu diri ini
yg tak mampu merasakn rasa sakitmu waktu melahirkan
aku sadar, jauh sekali aku membahagiaknmu
oh Ayah, maafkan anakmu yg tak tahu berbalas budi ini
yg tak bisa merasakn kelelahan ketika engkau berjuang
aku sadar, jauh sekali aku berbakti padamu
oh kasih sayg yg tak pernah berakhir,
doakn anakmu ini agar dapat membahagiakn dan berbakti dengan baik
kepada Ibu dan Ayah
setidaknya dapat selalu mendoakn Ayah dan Ibu.
Tak sehrsnya aku menuliskan apa yg ada di hatiku, nmn ini telah terjadi. Aku berharap suatu saat nanti ada yg membaca dan dapat memetik setetes hikmah dari tulisan ini.
Tulisan ini adalah buah pikiranku dari apa yg terjadi sebagian hidupku. Aku mengikuti arah pikiranku saat ini, menuliskannya, dan menikmatinya. Siapa mengira orang yg membaca tulisan ini mampu memetik hikmah yg mendalam,yg tidak dapat digali oleh penulis sendiri. Tentunya itu yg diharapkan oleh penulis.
Setetes hikmah
Hikmah adalah karunia dari ALLAH
bagi siapa saja yg mau mensyukuri
apa yg telah ALLAH berikan berupa pikiran
karena sesuatu yg terjadi tidaklah ada yg sia-sia
Hikmah adalah setetes ilmu
dari lautan ilmu ALLAH Yg Maha Luas
diberikan kepada orang yg bersungguh-sungguh
menggali apa yg terjadi dialam ini
tidak melewati batas yg ditentukan-Nya
Akhir
KUharapkan akhir yg terbaik
yg mengantarkan kepada kebahagiaan
entah kapan dan dimana?
akhir yg terbaik.
Aku akhiri tulisan ini dengan mengucapkan bahwa segala puji hanya milik ALLAH, Tuhan yg memelihara alam semesta.